Sudah hampir 20 tahun
masyarakat disepanjang sungai
ciujung menderita akibat
pencemaran limbah industri.
sungai yang dulunya telah
memberikan penghidupan, kemakmuran dan kesejahteraan
bagi masyarakat disepanjang
sungai Ciujung kini telah dirusak
oleh keserakahan penguasa dan
pengusaha tanpa mempedulikan
nasib jutaan rakyat yang menggantungkan hidupnya dari
sungai Ciujung. Tidak hanya
masyarakat di sepanjang sungai
saja yang menjadi korban dari
pencemaran limbah industri
tersebut, tetapi seluruh masyarakat serang utara juga
merasakan dampaknya. Menurunnya kualitas Sungai
Ciujung akibat pencemaran
berdampak pada masyarakat
sejak tahun 1992. Sejak Saat itu
produksi ikan petani tambak dan
nelayan tangkap mengalami penurunan. pencemaran sungai
ciujung tersebut berlangsung
hingga saat ini yang
mengakibatkan air sungai ciujung
berubah warna menjadi
kehitaman, berminyak, dan berbau tidak sedap. Kondisi
tersebut menyebabkan
penderitaan yang dirasakan
masyarakat semakin parah.
Dimana masyarakat yang
kehidupannya tergantung pada air sungai ciujung sudah tidak
bisa lagi memanfaatkan air
sungai tersebut. seperti
kebutuhan untuk air minum,
mandi, cuci pakaian, irigasi
pertanian maupun perikanan.. selain itu, dampak yang
dirasakan akibat pencemaran
sungai ciujung adalah timbulnya
penyakit gatal-gatal serta
menyebabkan produktifitas
pertanian dan perikanan masyarakat semakin menurun.
Sehingga banyak masyarakat
yang dulunya hidup makmur
sebagai petani dan nelayan
menjual tanahnya kemudian
beralih profesi menjadi buruh pabrik maupun TKI diluar negri. Adalah PT. Indah Kiat Pulp And Papper yang menjadi biang kerok
hancurnya sendi – sendi
kehidupan masyarakat di
sepanjang sungai ini. Dimana
limbah dari perusahaan inilah
yang telah mencemari dan meracuni sungai ciujung. Sehingga
menimbulkan kerusakan yang
begitu parah baik itu dari segi
ekologi, ekonomi, maupun social
dan budaya masyarakat serang
utara. Dengan melihat kondisi yang
memilukan ini maka kami dari
Front Kebangkitan Petani dan
Nelayan bersama dengan seluruh
masyarakat serang utara
menuntut kepada pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan
PT Indah kiat Pulp and papper
sebagai biang kerok pencemaran.
Untuk segera : 1.menghentikan meracuni sungai
ciujung dan menyengsarakan
rakyat 2.pulihkan sungai ciujung dari
pencemaran limbah. 3.menolak perpanjangan izin PT
Indah Kiat Pulp and Papper yang
telah nyata meracuni rakyat. Jika ketiga hal ini tidak di penuhi,
maka kami menganggap ini
sebagai pengkhianatan
pemerintah terhadap rakyat
bahkan sebagai bentuk
kejahatan kemanusiaan. “Suara Rakyat Adalah Suara
Tuhan” FKPN(front Kebangkitan Petani
Dan Nelayan)
No comments:
Post a Comment